| Mendaki di Gunung Merbabu |
Kegiatan mendaki gunung memang sudah cukup popular dan digemari banyak orang. Banyak yang berpendapat bahwa mendaki gunung merupakan sebuah aktivitas atau hobi yang dapat memberikan kepuasan tersendiri karena banyak hal menarik yang akan didapat dari kegiatan pendakian. Pendaki
Sebelum memulai pendakian aku bersama teman- teman singgah di Basecamp yang banyak disediakan bagi para pendaki di Jalur Wekas ini. Setelah melakukan briefing mengenai skenario pendakian yang akan dilakukan akhirnya pada pukul 22.10 WIB kamipun memulai pendakian. Ditengah gerimis ringan dan dinginya udara gunung aku mulai melangkah menapaki jalan setapak yang cukup licin oleh air hujan. Beberapa kali aku hampir- hampir terpeleset karena tanah becek yang kupijak. Langkah demi langkah kususuri jalan yang licin tersebut dengan cahaya dari senter yang kubawa. Semakin lama melangkah, nafas ini terasa semakin berat. Jalan yang begitu terjal menanjak serasa menghabiskan nafas yang berusaha tetap kukendalikan. Walaupun aku merasa masih mampu untuk melanjutkan pendakian akan tet
Akhirnya setelah hampir tiga jam berjalan, akupun sampai di pos II jalur pendakian ini. Pos ini cukup luas sehingga sering dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat, mendirikan tenda, dan memasak sebelum meneruskan perjalanan ke puncak. Di tengah udara yang begitu dingin kami membuka dua buah tenda dome untuk beristirahat. Saat itu juga banyak pendaki lain yang lebih dulu sampai di pos II dan mendirikan dome. Setelah selesai mendirikan tenda aku dan beberapa teman pun memasak mie instant dan air panas untuk mengusir hawa dingin dan perut yang sudah mulai lapar, sementara sebagian temanku sudah tidur terlelap karena kecapekan. Tidak sampai tiga jam aku beristirahat di pos II ini dan kemudian melanjutkan perjalanan kembali menuju puncak.. Target ku saat itu adalah mencapai puncak sebelum Sunrise. Lebatnya hutan pinus yang kami temui sebelum pos II mulai berganti dengan semak- semak kecil yang terbuka sehingga pemandangan langit pun begitu menarik karena hujan gerimis yang sempat mengguyur sudah berhenti.
Setelah terus berjalan akhirnya aku merasakan bahwa hari sudah mulai terang. Saya sempat kecewa karena saat itu kami belum sampai di puncak akan tetapi matahari sudah hampir muncul. Saat itu aku baru sampai di pertigaan yang merupakan pertemuan antara jalur pendakaian Wekas dengan jalur perdakian Kopeng. Karena tempatnya cukup luas dan dirasa nyaman buat menikmati sunrise, akhirnya aku dan teman- teman berhenti untuk menikmati sunrire disini. Tidak lama aku menunggu……. Dan….Luar biasa.. Ini adalah sunrise pertama yang kusaksikan diatas gunung. Sungguh suatu pemandangan yang membuatku teringat akan kebesaran Sang Maha Pencipta ala



0 komentar:
Posting Komentar